Kebiasaan mengirim ucapan lewat kartu (fisik) menjelang ldul Fitri memang sudah lama ditinggalkan. Karena selain lebih mahal proses pengirimannya pun menghabiskan banyak waktu.Tanpa mengurangi rasa hormat, orang cenderung menganggap aktivitas ini sudah sangat ketinggalan jaman. Namun bukan berarti kartu lebaran sudah benar-benar lenyap dari permukaan bumi. Mengingat peran kartu ini sepertinya sudah menjadi tradisi bagi sebagian orang, setidaknya untuk sesuatu yang lebih bersifat formal.
Menjelang lebaran tiba, tak bisa dihindari jaringan operator mulai disibukkan dengan banyaknya SMS yang menjadi sarana empuk untuk mengirim ucapan selain MMS atau E-Mail. Sudah murah, cepat, praktis lagi. Jadi tak perlu bolak-balik lagih. Tinggal memainkan jari saja semua beres.
Namun SMS saja belum tentu aman, sebagai contoh tahun lalu disaat hari raya trafik pun meningkat, disaat orang beramai-ramai SMS bisa jadi SMS kita tidak langsung terkirim, bisa berjam-jam kemudian, keesokan harinya bahkan tidak terkirim sama sekali. Itu hal yang biasa, tinggal kita saja yang harus pandai menyiasatinya disamping beruntung.

Lalu masih ada MMS atau E-mail yang juga merupakan alternatif unggul untuk bertukar pesan. Bahkan E-mail masih bisa lebih murah dari SMS biasa. Selain mampu menampung kata-kata yang lebih banyak, kita pun dapat menyisipkan attachment sesuka hati. Kartu lebaran kini beralih dari kantor pos ke internet. Cobalah mengkreasikan sendiri kartu lebaran di www.picnik.com atau disini www.kapanlagi.com.

yess… vertamax!!
jaman memang sudah berubah..
kalo gw sih lebih milih pake digital..
soalnya biayanya murah dan tidak terlalu makan banyak waktu..
kalo dulu pas lebaran yang sibuk pak pos, skrg yang sibuk operator para operator..
he…
ya2x.. teknologi diciptakan untuk mempermudah langkah manusia.. (halah)^^
Pilih dijitak…eh digital….soalnya. kalo motor digital, lebih mudah gak ya?. kayak F1 or GP.