Sang Penghibur
Setiap perkataan yang menjatuhkan
Tak lagi ku dengar dengan sungguh
Juga tutur kata yang mencela
Tak lagi kucerna dalam jiwa
Aku bukanlah seorang yang mengerti
Tentang kelihaian membaca hati
Ku hanya pemimpi kecil yang berangan
Tuk merubah nasibnya
Oh..
Bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya
Kugerakkan langkah kaki
Dimana cinta akan bertumbuh
Kulayangkan jauh mata memandang
Tuk melanjutkan mimpi yang terputus
Masih kucoba mengejar rinduku
Meski peluh membasahi tangan
Lelah penat tak menghalangiku
Menemukan bahagia
Oh..
Bukankah ku pernah melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya
Yang sedih hatinya
Yang lelah jiwanya
Oh..
Bukankah ku bisa melihat bintang
Senyum menghiasi sang malam
Yang berkilau bagai permata
Menghibur yang lelah jiwanya
Bukankah hidup ada penghentian
Tak harus kencang terus berlari
Ku helakan nafas panjang
Tuk siap berlari kembali
Berlari kembali
Melangkahkan kaki
Menuju cahaya
Bagai bintang yang bersinar
Menghibur yang lelah jiwanya
Bagai bintang yang berpijar
Menghibur yang sedih hatinya
Harmony
Aku mengenal dikau
Tak cukup lama separuh usiaku
Namun begitu banyak pelajaran
Yang aku terima
Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud harmony..
Segala kebaikan
Takkan terhapus oleh kepahitan
Kulapangkan resah jiwa
Karena kupercaya
Kan berujung indah
Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud harmony..
Harmony.. (3x)
Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud harmony..
Harmony.. (2x)
Belum Terlambat
Belumlah terlambat untuk mengerti
Dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku
Di pangkuan hati titian hidupku
Tak pernah ku tahu ada sesuatu
Didalam jiwamu membahagiakan dirimu
Betapa kusungguh tak menyadari itu
Apakah cinta yang membahagiakanmu
Sesuatu yang ingin kumiliki
Belumlah terlambat untuk mengerti
Dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku
Selama hidup sepanjang usiaku
Tak sekalipun pernah ku menyentuh wujudnya
Membayangkan itu aku pun mencoba
Mengerti sedikit tentang perasaan itu
Pernah terkaburkan oleh pilu kepedihan
Mungkin aku salah mengartikan itu semua
Belumlah terlambat untuk mengerti
Dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku
Selama hidup sepanjang usiaku
Tak sekalipun pernah ku menyentuh wujudnya
Apakah cinta yang membahagiakanmu
Sesuatu yang ingin kumiliki
Belumlah terlambat untuk mengerti
Dan belum terlambat untuk menumbuhkan cintaku
Selama hidup sepanjang usiaku
Tak sekalipun pernah ku menyentuh wujudnya
Tak sekalipun pernah ku menyentuh wujudnya..
Apakah cinta yang membahagiakanmu
Sesuatu yang ingin kumiliki..
Rencana Besar
Bisakah aku singgah di hatimu
Berharap sebentuk tempat yang yang tulus
Sesuatu yang kupercaya ada tersimpan disana
Terlalu lama aku harus terdiam
Atau mungkin ku tak percaya sungguh
Akan kesempatan dan kemungkinan yang terjadi nanti
Karena ku yakin ada pintu terbuka diantara hatimu dan hatiku..
It’s been years since we’ve meet
And days had gone by
Now it’s time to make up my mind
And I hope that we can make it to the end
Bila firasat ini memang benar memilikimu adalah maksud
Dari sebuah rencana besar merubah hidupku
Jika aku harus berhitung benar akan kemungkinan yang bisa ada
Bila aku bisa memilikimu bahagialah aku
Karena ku yakin ada pintu terbuka diantara hatimu dan hatiku..
It’s been years since we’ve meet
And days had gone by
Now it’s time to make up my mind
And I hope that we can make it to the end
It’s been years since we’ve meet
And days had gone by
Now it’s time to make up my mind
And maybe I could never have you in my life
Perkenankan aku singgah di hatimu
Berharap sebentuk tempat yang tulus
Sesuatu yang kupercaya ada tersimpan disana
Terluka
Langit masih membalut mendung hitam
Masihku cemas bila saatnya datang
Badai, angin, topan
Menghempas segalanya kapankah akan berakhir
Lumpur merendam
Pilunya belumlah sirna
Jika mentari panasnya tak lagi menyengat
Apakah ini adalah akhir dari tempatku berpijak
Kita mungkin terluka
Ataupun bisa mati
Tapi janganlah pernah menyalahkan hidup
Persiapkan hati
Persiapkan jiwa
Atas segalanya yang bisa terjadi
Gelombang biru menghujam menyapu bumi
Puing-puing tersisa
Mengiris hati
Bilakah fajar akan bersinar
Dan berpijar lagi menerangi dunia
Kita mungkin terluka
Ataupun bisa mati
Tapi janganlah pernah menyalahkan hidup
Persiapkan hati
Persiapkan jiwa
Atas segalanya yang bisa terjadi
Bisa terjadi.. (2x)
O.. o.. o..
Kita mungkin terluka
Ataupun bisa mati
Tapi janganlah pernah menyalahkan hidup
Persiapkan hati
Persiapkan jiwa
Atas segalanya yang bisa terjadi
Kita mungkin terluka
Ataupun bisa mati
Tapi janganlah pernah menyalahkan hidup
Persiapkan hati
Persiapkan jiwa
Atas segalanya yang bisa terjadi
Bisa terjadi..
Jika Engkau Bersedih
Jika engkau bersedih pastilah ini ada maksudnya
Andai engkau bisa tertawa seharusnya bahagia
Dan jika karma itu ada berpeganglah atas hatimu
Karena kau tak akan bisa mengabaikan takdirmu
Tak perlu engkau terus bersedih
Seperti dulu melemahkan niatmu
Sudahi saja tangismu
Tetapkan hati berjuang bersama lagi
Tahukah engkau bahwa cinta itu adalah anugerah
Sama seperti adanya hidup kita hidup ini
Mengertikah engkau bahwasanya gagal itu bukanlah kekalahan
Selama engkau memahami apa yang menguji hatimu
Tak perlu engkau terus bersedih
Seperti dulu melemahkan niatmu
Semoga bertemu kembali
Tetapkan hati berjuang bersama lagi
Tak perlu engkau terus bersedih
Seperti dulu melemahkan niatmu
Semoga bertemu kembali
Tetapkan hati berjuang bersama lagi
Teruslah Bernyanyi
Hei.. saatnya tuk kembali
Saatnya tuk ikuti kata hati
Hei.. hei.. hei..
Saatnya tuk bernyanyi
Melagukan mimpimu hari ini
Biarkan senandungmu mewarnai dunia
Dan biarkan sang waktu yang menguji semua yang kau tawarkan
Tebarkan cinta dan terus bernyanyi
Nyanyikan lagu yang menghibur hati
Hati yang sepi dan terus bersedih
Sedih yang masih membayangi hidup
Hidup di dunia hanya sementara
Sementara lupakan semuanya
Semuanya pasti akan berakhir
Akhirnya kita pun akan kembali
Hei.. saatnya berlari memutar waktu menjalin mimpi
Hei.. hei.. hei..
Tak perlu kau resahkan semua yang menghadang langkah kaki
Bukankah hidup ini adalah perjalanan yang tak berakhir
Tebarkan cinta dan terus bernyanyi
Nyanyikan lagu yang menghibur hati
Hati yang sepi dan terus bersedih
Sedih yang masih membayangi hidup
Hidup di dunia hanya sementara
Sementara lupakan semuanya
Semuanya pasti akan berakhir
Akhirnya kita pun akan kembali
Nyanyikan laguku
Nyanyikan lagumu
o…o…uhh…
nananana..nananana..
Ode
Semua cerita tentangmu
Yang masih tersimpan didalam benakku
Meresap di jiwaku
Memenuhi ruang hatikuSeperti cahaya mentari kau hadir
Terangi hidupku, terangi jalanku
Menuntunku memaknai semua..
Dan aku takkan melupakan semua yang indah
Yang pernah engkau ucapkan
Meski kau telah berlalu
Tak lagi di sisi, namun cintamu akan tetap hidup
Tak terhapuskan, tak tergilas oleh waktu
Dan aku takkan melupakan semua yang indah
Yang pernah engkau berikan
Cintaku tak henti mengalir untukmu
Mengenalmu adalah hal terindah yang pernah aku alami
Ah.. ah.. ah..
O.. aku tak akan pernah melupakan semua yang indah
Yang pernah engkau ungkapkan
Setiap masa kan terukir di hati
Semoga damai selalu bersamamu
Semoga damai selalu bersamamu
Jangan Datang Malam Ini
Kau datang mengejutkan diriku
Menikam hatiku, detak jantungku
Sesungguhnya ku tak inginkan dirimu
Disaat ini, ditempat ini..
Di pelupuk hatiku
Melupakanmu
Di pusara jiwaku
Pernah ku memiliki
Kisah tersembunyi dalam hidupku
Mengapa kau harus datang disini
Malam ini tak bisa aku hindari
Maafkan bila kemenafikanmu
Bukan saatnya dan bukan waktunya
Apapun yang terjadi
Kau tahu sebenarnya
Hidupku sudah menyenangkan saat ini
Sudah cukup, cukup sudah
Cukup sudah.. ku berbahagia
Tak sepatutnya kita berjumpa lagi
Tak sepantasnya aku
Menyimpan perasaan di satu tanganku yang lain
Mengapa kau harus datang disini
Malam ini tak bisa ku hindari
Maafkan bila kemenafikanmu
Bukan saatnya dan bukan waktunya
Semua tlah berakhir di hari itu
Tak perlu kususun lagi serpihan yang dulu
Aku tak bisa menjadikan semuanya sempurna
Hanya keinginan yang terbaik bagi semuanya
Mengapa kau harus datang disini
Malam ini tak bisa ku hindari
Maafkan bila kemenafikanmu
Bukan saatnya dan bukan waktunya
Mengapa kau harus datang disini
Malam ini tak bisa ku hindari
Maafkan..
Bukan saatnya dan bukan waktunya
Kau datang disini.. terlanjur mengejutkanku
Aku Bisa Menjadi Kekasih
Segalanya kan bisa menjadi baik
Jika kita tak saling menyakiti
Apapun yang sudah terjadi
Bilakah kita harus merelakannya
Memaafkan itu tak seberat memindah samudera
Tak ada yang paling sempurna
Kuserahkan padamu, kepadamu
Aku bisa menjadi kekasihmu
Aku bisa menjadi teman
Aku bisa menjadi musuhmu
Aku bisa jadi sahabatmu
Menerjemahkan isi hati
Mungkin lebih baik dengan berbicara
Bukankah jalannya hidup menjadi mudah
Bila kita saling bisa melengkapi
Memaafkan itu tak seberat memindah samudera
Tak ada yang paling sempurna
Kuserahkan padamu, kepadamu
Aku bisa menjadi kekasihmu
Aku bisa menjadi teman
Aku bisa menjadi musuhmu
Aku bisa menjadi sahabatmu
Kuserahkan padamu, kepadamu
Karena aku bisa menjadi kekasihmu
Aku bisa menjadi teman
Aku bisa menjadi musuhmu
Aku bisa jadi sahabatmu..
Jadi sahabatmu..
Jadi kekasihmu.. (2x)
